Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industri 4.0: Pengertian, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangan

Mungkin kamu sering mendengar istilah Revolusi Industri 4.0. Istilah ini kerap dibicarakan baik di televisi, radio, media sosial, dan lain-lain. Ada yang berpendapat bahwa revolusiini selalu ada hubungannya dengan perkembangan teknologi. Jadi kita harus siap dan mau tidak mau harus menerima perkembangan teknologi tersebut. Dengan semua pembahasan tentang revolusi ini, terkadang ada beberapa orang atau mungkin banyak yang masih belum tahu tentang pengertiannya.

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Secara sederhana, revolusi industri 4.0 dapat dipahami sebagai sebuah perubahan fundamental pada ranah industri yang sudah memasuki era atau babak baru. Gelombang keempat dari perjalanan industri inilah yang dinamakan sebagai revolusi industri 4.0. Selain itu, revolusi industri 4.0 juga bisa dipahami sebagai sebuah perkembangan teknologi di bidang industri yang mengarah pada pertukaran data teknisi dan otomatisasi terkini.

Perkembangan ini berhubungan dengan internet untuk semua atau internet of things, sistem siber-fisik, cloud computing atau komputasi awan, dan juga komputasi kognitif. Di zaman revolusi yang ini, banyak bermunculan pabrik berstruktur modula yang menggunakan sistem siber fisik untuk mengawasai berbagai kegiatan produksi, membantu dalam mengambil keputusan yang tidak tersentralisasi, dan juga menciptakan salinan dunia fisik virtual.

 

Ciri-Ciri Resolusi Industri 4.0

Industri 4.0

Apa saja yang termasuk industri 4.0? Berikut ini kami akan menjelaskan kepada kamu tentang apa saja yang termasuk ke dalam ciri-ciri era revolusi industri 4.0 untuk membedakan dengan era sebelumnya.

  • Pada setiap era revolusi, setiap industri memerlukan waktu yang lumayan panjang untuk bisa berkembang dan mendapatkan apa yang sudah menjadi tujuannya. Sekarang industri 4.0 sudah berkembang sangat cepat dan menunjang terciptanya berbagai penemuan baru yang penyebarannya pun jauh lebih cepat.
  • Teknologi pada industri 4.0 yang semakin berkembang kemudian menciptakan sebuah platform yang dapat terhubung ke beberapa bidang ilmu. Dengan begitu dapat memungkinkan proses produksi bisa berjalan lebih lancar dengan biaya produksi yang lebih murah.
  • Revolusi industri 4.0 terjadi secara menyeluruh di seluruh dunia yang kemudian berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan industri pada hampir semua negara di dunia.

Kelebihan dan Kelemahan Revolusi Industri 4.0

Kelebihan dan Kelemahan Revolusi Industri 4.0

Adapun beberapa kelebihan dengan adanya revolusi industri 4.0 antara lain:

Dapat meningkatkan kualitas hidup

Ketika produktivitas sudah naik, maka kualitas hidup pun juga akan naik. Hal ini karena peningkatan produktivitas juga bisa meningkatan pendapatan per kapita. Maksudnya, tingkat kesejahteraan masyarakat juga bisa meningkatkkan masyarakat untuk bisa mengakses kesehatan agar menjadi lebih baik.

Teknologi dalam genggaman

Teknologi dalam genggaman

Sekarang semua orang bisa mengakses internet dengan mudah. Jika dahulu hanya bisa mengakses melalui komputer, maka sekarang semua bisa bisa mengaksesnya melalui smartphone. Smartphone bisa diinstall berbagai macam aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengelola keuangan, investasi, mengakses multimedia, bermain game, dan lain-lain. Selain itu, semua orang juga bisa menyimpan berbagai datanya melalui cloud computing.

Sementara untuk kekurangan dari revolusi industri 4.0 yaitu:

Mempersempit lapangan kerja

Semua perusahaan yang sudah menerapkan revolusi industri 4.0 berarti hampir semua kegiatannya memanfaatkan teknologi. Bahkan banyak tempat makan yang memanfaatkan robot dalam pelayanannya. Akibatnya, tenaga manusia akan berkurang sehingga lapangan pekerjaan pun juga akan sempit.

Kehilangan privasi

Sekarang penyebaran data sudah semakin mudah dan prosesnya sangat cepat. Akibatnya, para pengguna smartphone maupun yang selalu berhubungan dengan internet tidak memiliki kebebasan untuk menyimpan data-datanya.